Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Dad: a daughter's first love

'Dad: a daughter's first love'. Yep. This is sooo true! Dan ya, kata orang, dari sosok ayahlah kita bisa netapin standar laki-laki (sorry to say 🙏). Mungkin ada benernya juga. Karena ayahlah sosok laki-laki yang selalu menjaga putrinya, sumber ilmu awal (selain ibu), tempat diskusi (baik itu tentang agama maupun dunia). Sosok yang melindungi putrinya, tidak ingin menyakiti putrinya, yang memastikan bahwa dia akan merawat dan menjaga putrinya. Menanamkan mimpi-mimpinya, dan mendukung semua impian putrinya. Ayah, referensi dengan bukti terpercaya 😆. Iya. Ayah yang ngajarin aku buat ga takut bermimpi. Kalimat ayah juga yang ngebuat aku terharu, "Silahkan sekolah setinggi-tingginya, dimana pun tempat terbaiknya. Jangan khawatirin biaya. Itu urusan ayah. Yang penting kamu belajar". Juga kalimat "Seperti apa kataku dulu", katanya. "Kepakkan sayapmu, sejauh yang kau mau, sepanjang kau mampu" yang ayah tulis pas aku berhasil ng...