Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Tulisan Pualam

Ah, hari sudah larut malam. Tapi mataku masih tetap terpaku melihat tulisan pualam antara bimbang dan tegang, tapi ingin ku bagi agar yang melihat tau bahwa perasaan bisa menerkam Berawal dari flash back tahunan yang entah. Tapi berharap ini bisa menjadi dakwah Agar aku, kamu, mereka, dan kita, sama-sama tau bahwa anugerah tak selamanya harus kita curah Agar aku, kamu, mereka, dan kita, sama-sama tau bahwa yang indah tak selalu harus merekah Atau...biarkan kelak merekah, tapi diwaktu yang terlimpah Berlimpah, tapi saat semua boleh tercurah Kalau waktunya belum tepat? itu namanya berlimbah, Teringat baitan indah dari saudara sekaligus guruku, pengingatku, Teh Seni Harni. Semoga bisa menjadi pengingat bagi diri, dan pembaca. Iya, kamu juga yang sedang membaca ini. Dimulai ketika status-status facebook tidak penting itu bermunculan. Mungkin menggelitik hati. Ketika semua masih belum kutahu. Lalu munculah kalimat manis dari Teh Seni di dinding profilku, penuh dengan cinta k...

Sajak : Ada Apa Dengan Semua Ini

Mari sejenak ketuk hati, Tanya apakah masih tersimpan rasa cinta dan damai Tanya apakah keimanan masih terjaga Tanya apakah kepedulian tetap ada ----------------------------------------------------------------------------------------- ADA APA DENGAN SEMUA INI Ada apa dengan semua ini? Dunia semakin bergejolak Bergejolak tentang peperangan, jabatan, kekerasan, perbudakan, Ada apa dengan manusianya? Kalau bumi ini sudah tidak aman lagi, lantas harus kemana orang-orang yang tidak bersalah? Harus pindah ke planet lainkah? Demi kekuasaan, mereka jadi tak kenal ampun Demi berkuasa, mereka memerangi yang lainnya Demi sejalan dan sesuara, mereka memaksa yang lain bergabung Jika ada sedikit saja yang tak sejalan, banyak korban dimusnahkan Perang, Kekerasan, disisi lain banyak yang berjuang, melawan, bertahan bahkan jika dibandingkan dengan teng baja, peasawat tempur, armada lengkap disisi lain ada yang hanya bertahan dengan senjata racikan sendiri ...

Kawan, Mari Gunakan Ide, Ilmu, Tenaga, atau Donasi untuk Mengabdi

PENDIDIKAN “Mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Berarti juga, anak-anak yang tidak terdidik di Republik ini adalah "dosa" setiap orang terdidik yang dimiliki di Republik ini. Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.” ― Anies Baswedan, Indonesia Mengajar Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan. Jangan sampai perbedaan keadaan menghilangkan potensi anak bangsa. ----------------------------------------------------------------------------------------------------- Dimulai saat mendaftarkan diri sebagai salah satu pengajar di Komunitas Hayu Mengajar yang merupakan proker BEM KEMAFAR UNPAD, banyak pengalaman baru yang aku dapet. Mengajar. Sekaligus dituntut untuk mendidik. Setiap hari Sabtu kita pergi ke SDN Jatiroke I di desa Jatimukti, Sumedang. Dengan slogan kita yaitu "Bermain sambil belajar", kita ngajak anak-anak kelas I...

Kado Untuk Ayah

Tau siapa yang mengajariku agar selalu dekat dengan yang MahaMemiliki? Ayah Hingga aku sangat bersyukur ditakdirkan memiliki ayah sepertinya Tau siapa yang memberitahuku agar tidak takut bermimpi? Ayah Hingga aku memiliki banyak mimpi yang ingin kucapai Tau siapa yang menasehatiku agar terus berusaha menggapai mimpi? Ayah Hingga satu persatu mimpiku mulai terwujud thousand words wouldn't enaugh to describes you  you are my father, my teacher, and also my friend Selamat Ulang Tahun Ayah Tanggal 10 Oktober selalu Laras inget sebagai hari khusus ayah, meski pada kenyataannya tahun ini Laras ga bisa di situ, disamping ayah Kenyataannya, jadwal kuliah yang tidak memungkinkan untuk pulang hanya mampu memisahkan jarak antara keluarga kita, bukan doa kita. Doa kita selalu tersemat disetiap akhir sujud, kan? Terima kasih ayah kado kecil yang semoga bisa membuatmu bahagia,

Selamat Idul Adha

Selamat Hari Raya Idul Adha :) Setelah kemarin kita menjalankan puasa arofah, semoga ibadah kita diterima Allah, diampuni dosa-dosa setahun sebelum dan setahun sesudahnya, aamiin... Ngomongin masalah hari raya (lebaran), pasti nyambung sama moment mudik. Wah.... Nah aku punya cerita pengalaman mudik idul adha (3 Oktober 2014) Jadi, kemarin itu aku nunggu bis pas ba'da ashar. Terus alhamdulillah dapet kenalan sama temen-temen yang tujuannya ke Indramayu juga. Jadi, kita nunggu bareng (ga forever alone. Hehe) Sampai magrib, kita masih belum dapet bis karena bis tujuan kita pada penuh. Dan kita nolak kalau harus berdesakkan dengan kerumunan orang yang berdiri di dalamnya tanda ga dapet tempat duduk. Jadi intinya, kita nolakkin bis yang lewat. Yaiyalah, jumlah kita 5 orang. Dan harus masuk bis yang udah penuh gitu? Engga, makasih. Hehehe. Bukan, bukan ga mau berkorban atau manja karena ga mau desak-desakkan. Tapi itu emang isi bisnya udah over kapasitas, ga mau nyari bahaya dengan...

Menengok kegundahan, hanya Engkau yang aku butuhkan

Ya Allah...ketika sedih menyapa, penyesalan menyeruak, perih dan jatuh menghampiri... Sejujurnya aku ingin ada pundak untukku bersandar. Tapi tidak ya Allah... aku hanya butuh bersujud, mengangis sejadinya, mencurahkan segalanya padaMu, memintaMu untuk memberiku kekuatan, ketabahan. Ketika kegagalan menghampiri, semangat yang harusnya ada jadi hilang, sejujurnya aku ingin orang lain datang dan bilang padaku, 'Kau pasti bisa'. Tapi tidak Ya Allah...yang aku butuhkan adalah Engkau yang membisikiku "kamu masih harus banyak belajar" agar menyadarkanku bahwa aku harus terus berusaha. Ketika kecewa yang begitu dalam menghampiri dan tak ada seorangpun yang peduli dan ingat padaku... Sejujurnya aku ingin ada seseorang yang datang dan berkata 'Sudahlah...hidup terkadang memang tidak berpihak kepada kita. Kuatlah'. Tapi tidak ya Allah...aku tau yang aku butuhkan adalah Engkau, yang mendekatiku seraya mengucap "Ingatlah Aku diwaktu senang dan sedihmu. Niscaya a...

Sssstttt..... Ini rahasia

Sssstttt... Ini rahasia, antara aku dan kamu Sssstttt... Jangan berisik, mendekat kemari dan akan aku ceritakan padamu Sssstttt... Sekali lagi, ini rahasia Alkisah pada jaman dahulu kala, sekumpulan orang berhati sombong dan dengki, seolah berbangga diri, atas apa yang dimiliki. Keturunan dijadikan panji. Tahta terus dicari. Hingga akhirnya kenyataan bertepi, nabi terakhir bukan dari suku panji. Seolah hatinya dikunci , dipalingkannya hingga kini. Terus pula memendam dengki. Alkisah hingga kini, kita lihat di sana-sini. Kerusakan tak kunjung henti. Riuh  teng baja melintasi. Bak kokokan ayam di pagi hari, suara bom mewarnai langit silih berganti. Seperti tak kunjung letih menembaki. Entah apa maunya. Terus berbuat kerusakan dimuka bumi. Seperti yang sudah disurati, Al-Isra meneliti. Yang harus kau tahu sobat, janji Allah itu pasti. Kemenangan kita pasti akan kembali. Rahmat Illahi pasti menghampiri. Doa umat pasti melindungi. Bayangkan sobat, ada syurga dibalik selimut kela...

Kisah Antara Aku dan Kamu, Dompetku

Halo guys, aku mau sedikit cerita pengalaman konyol nih. Malu sih sebenernya nulis pengalaman yang kaya gini, tapi setidaknya ada hikmahnya, ada contoh yang kalian ga boleh tiru. Selamat membaca :) --------------------------- Bentuknya kotak, berwarna ping pias, tidak terlalu lebar. Barang yang sering banget aku bawa semenjak aku punya KTP, KTM, SIM, STNK, dan ATM. Guess what? Yaps. Dompet. Barang ini udah ga asing buat semua orang, terutama kaum hawa. Dompet aku tebel, tapi bukan uang kertas isinya. Lebih banyak uang recehnya *efek suka jajan dan tabungan buat bayar parkiran motor, hehe. Terus  isinya kebanyakan struk hasil belanjaan *ceritanya sih sebagai bukti ke ibu, kalo uangnya aku belanjain barang-barang kebutuhan sehari-hari. Hehehe. Tapi nyatanya lain guys, struk itu terus menerus numpuk dan ujung-ujungnya aku buang. Ga pernah aku tunjukin ke ibu. Haha. Alright guys. Ceritanya waktu itu aku pulang kampus, mampir dulu di tukang ice cream. Kembaliannya ga langsung aku ...

Kado Untuk Ibu

Ibu, tertegun hati ini. Ingin rasanya pulang. Mencium tanganmu, bertemu denganmu, memakan masakanmu. Ibu, banyak hal yang kurindukan darimu. Banyak hal yang tidak bisa kutemui disini, ditempat perjuanganku menuntut ilmu. Ibu, banyak tangan-tangan yang kucium. Guru, dosen, atau orang-orang lain yang aku hormati. Tapi tetap tangan lembutmu yang paling kurindu untuk kucium, kujabat, kugenggam. Tangan yang selalu membelaiku dengan penuh kasih sayang. Ibu, sudah banyak orang yang aku temui disini, mengenal sifat mereka. Tapi belum lengkap rasanya, belum nyaman hati ini jika belum bertemu denganmu. Meskipun teknologi sekarang canggih, aku tetap ingin bertatap muka secara langsung, tak terhalang oleh layar kaca. Aku ingin berbicara secara langsung, tak terbatasi oleh benda seukuran genggaman tangan itu. Kau yang paling kurindukan, kau yang paling ingin kutemui, kau sosok yang paling ingin kuukir senyumnya, bu. Ibu, walaukata jaman sudah modern, rumah makan dimana-mana, hidangan cepat saji...

MERAJUT MIMPI - Semua Ada Waktunya

Bismillah.... Sebenernya udah lama mau nulis ini. Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga. Tujuannya biar nambah motivasi untuk diri saya pribadi atau mungkin juga untuk yang lain, anda misalnya :). Ya Allah, alhamdulillah. Terimakasih atas semua nikmat, kemudahan, dan kesempatan yang Engkau berikan padaku. Kau tunjukkan kuasaMu. Kau beri aku jalan. Dan kutapaki semuanya dengan bantuanMu. Ya Allah terimakasih... Dari 14 mimpi yang kutulis 2 tahun yang lalu ( 27 - 11 - 2012 ). Alhamdulillah ada 4 mimpi yang tercapai, ditandai dengan 4 ceklis. Bukan berarti mimpi yang lain gagal, tapi mungkin belum saatnya. Dan tugasku adalah berusaha mewujudkan mimpi-mimpi itu sembari tetap menuliskan mimpi-mimpi lainnya. " Segala sesuatu ada masanya, ada waktunya ". Kenapa? Tak ada salahnya kan kita bermimpi kemudian berusaha mewujudkannya? Yang salah itu ketika berani bermimpi tapi ya hanya sekedar berani bermimpi, tak berani mewujudkan. Tak masalah jika baru 4 mimpi. Dan aku tidak menc...

Bait - Bait Tersurat

Yang terasa namun terpendam Yang tercurah namun tak terucap Yang terpancar namun tak tertampak Yang tersirat namun tak tersurat Yang terpikir namun tak tersua Yang terbayang namun tak tercipta Alasan mengapa rasa itu ada, alasan mengapa harapan ada Bukan karena malu telah tiada, justru ia tetap dijaga Agar tak semua terpancar, agar tak semua berpendar Karena tak semua yang terucap itu indah, Ketika kau sebut ini kodrat, justru kau takut terjadi khalwat Berdiamlah saja, kau tau pasti apa yang seharusnya terjaga Bibit bukan berarti harus diasah agar merekah Kau tau pasti kapan harusnya kau panen Iya, kau tau apa yang seharusnya kau lakukan Maka lakukanlah yang menurutmu baik Tak perlu kau hebohkan sang bibit Biarkan saja begitu, jangan terlalu cepat kau panen Bukan, bukan berati semuanya terbatas atau berbatas Tapi kau tau memantas dan mana yang pantas Karena tak semua yang tercurah itu indah Sesekali biarlah hatimu tabah Mungkin, seberapa pun kau jaga akan te...

Quotes 22:50

Entahlah, jangan tanya mengapa tiba-tiba aku ingin menulis tentang ini. Lebih kepada perasaan, tapi bukan titisan kelemahan. Hanya ingin memperkuat pengertian. Memahami lebih dalam akan makna hati dalam kehidupan. Semoga bisa menjadi amalan, dan berbuah menjadi kebaikan. Bukan dari tulang ubun ia dicipta Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja Tak juga dari tulang kaki Karena nista menjadikannya nista dan diperbudak Tetapi dari rusuk kiri Dekat ke hati untuk dicintai Dekat ke tangan untuk dilindungi Dikutip dari buku Karya    S alim Akhukum Fillah,    Agar Bidadari Cemburu Padamu Urusan hati. Sulit ditebak namun harus bisa dikendali. Jangan biarkan perasaan yang menguasai hati, tapi jadikanlah hati yang dapat menguasai perasaan. Lebih mulia jika bisa menempatkan perasaan pada porsi dan posisi yang tepat. Bukan so kuat, bukan...bukan pula tak berani atau munafik. Urusan hati memang harus selalu bisa dikendali. Bisa dikaitkan dengan kesabaran, at...

Love this song :)

Awalnya iseng-iseng, eh nemu video ini dari facebook teteh senior. Pas didengerin, emang nyess banget. Sering lupa sama Allah, sering ngedahuluin kepentingan lain daripada Allah, sering kecewa sama hasil yang ga sesuai, daan...ujung-ujungnya balik lagi ke Allah. Muhasabah diri atas perbuatan-perbuatan itu, nyesel. Allah harus didahuluin, Allah harus diutamain. Sedih, kecewa sama duniawi, itu udah biasa. Asalkan kita ga boleh kecewa sama Allah :). Allah tuh selalu ada, Allah selalu ngingetin, dan sekarang...Aku bener-bener ngerti. Cinta Allah ke kita itu jauh lebih berharga daripada cinta manusia ke kita. Allah cemburu kalo cinta kita ke sesama manusia lebih besar daripada cinta kita ke-Dia. Yang perlu diinget, cinta Allah ga akan pernah pudar. Beda jauh sama cinta manusia *apalagi cinta yang labil. Allah, harusnya aku sadar...sejauh ini aku berjuang, sejauh ini aku menanti, tetaplah-Engkau cinta yang aku cari. Your love made me strong :) Allah, I Love You So