Yang terasa namun terpendam
Yang tercurah namun tak terucap
Yang terpancar namun tak tertampak
Yang tersirat namun tak tersurat
Yang terpikir namun tak tersua
Yang terbayang namun tak tercipta
Alasan mengapa rasa itu ada, alasan mengapa harapan ada
Bukan karena malu telah tiada, justru ia tetap dijaga
Agar tak semua terpancar, agar tak semua berpendar
Karena tak semua yang terucap itu indah,
Ketika kau sebut ini kodrat, justru kau takut terjadi khalwat
Berdiamlah saja, kau tau pasti apa yang seharusnya terjaga
Bibit bukan berarti harus diasah agar merekah
Kau tau pasti kapan harusnya kau panen
Iya, kau tau apa yang seharusnya kau lakukan
Maka lakukanlah yang menurutmu baik
Tak perlu kau hebohkan sang bibit
Biarkan saja begitu, jangan terlalu cepat kau panen
Bukan, bukan berati semuanya terbatas atau berbatas
Tapi kau tau memantas dan mana yang pantas
Karena tak semua yang tercurah itu indah
Sesekali biarlah hatimu tabah
Mungkin, seberapa pun kau jaga akan tetap merekah jua
Setidaknya kau tak telalu menyua
Karena asal kau tau,
Terkadang sesuatu yang tak terucap justru lebih indah
Ya, jauh lebih indah daripada yang terucap
Sekarang kau jauh lebih tau
![]() |
| Bait yang tersurat, untuk diri yang tersirat |

Komentar
Posting Komentar