PENDIDIKAN
“Mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Berarti juga, anak-anak yang tidak terdidik di Republik ini adalah "dosa" setiap orang terdidik yang dimiliki di Republik ini. Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.”
― Anies Baswedan, Indonesia Mengajar
Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.
Jangan sampai perbedaan keadaan menghilangkan potensi anak bangsa.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Dimulai saat mendaftarkan diri sebagai salah satu pengajar di Komunitas Hayu Mengajar yang merupakan proker BEM KEMAFAR UNPAD, banyak pengalaman baru yang aku dapet. Mengajar. Sekaligus dituntut untuk mendidik.
Setiap hari Sabtu kita pergi ke SDN Jatiroke I di desa Jatimukti, Sumedang. Dengan slogan kita yaitu "Bermain sambil belajar", kita ngajak anak-anak kelas III, IV, V, dan VI buat main tapi sekaligus belajar. Contohnya pas pelajaran IPA kita nunjukkin gambar-gambar buah dan sayur terus ngejelasin vitamin-vitamin yang dikandungnya, bikin pesawat terbang dari kertas dan ngejelasin gaya apa aja yang terjadi ketika pesawat diterbangkan. Adalagi proses gunung meletus, dilakuin dengan mencampurkan bahan-bahan seperti baking soda, air sabun, pewarna makanan (merah), air, cuka. Atau dongeng kisah inspiratif dengan metoda wayang, dan lain sebagainya.
Untuk games, kita bikin kelompok-kelompok kecil dan anak-anak diminta untuk mengikuti komando yang diberikan. Misalnya, mengurutkan bulan lahir dari Januari sampai Desember. Adalagi games apoteker dimana anak-anak diminta untuk memasukkan terigu (dianggap sebagai zat aktif obat) ke dalam cangkang obat (kapsul) dengan rapi. Dan masih banyak games lainnya. Anak-anak yang aktif akan diberi kue sebagai penghargaan.
Kau tau kawan? betapa indahnya berbagi bersama mereka. Berbagi kebahagiaan, ilmu, atau yang lainnya.
Dan tentunya, mereka diminta untuk menuliskan cita-cita mereka pada pohon cita-cita
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
PENYULUHAN KESEHATAN
11 Oktober, 2014
Berlokasi di SDN Baktisari, Bojongsoang, Bandung, diadakan penyuluhan kesehatan yang berjudul Hari Penglihatan dan Cuci Tangan Pakai Sabun dimana anak-anak diberi pencerdasan tentang pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, dan pencerdasan mengenai vitamin-vitamin yang dapat menjaga kesehatan mata. Rangkaian acara lain pun dilakukan, seperti cap tangan pada kain, prosesi cuci tangan pakai sabun, games, dan pemeriksaan mata gratis.
Acara ini juga dibantu oleh delegasi-delegasi JMKI-WP (Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia - Wilayah Priangan) yang terdiri dari beberapa universitas dan terdiri dari beberapa bidang jurusan seperti farmasi, kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, dan kesehatan masyarakat.
“Mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Berarti juga, anak-anak yang tidak terdidik di Republik ini adalah "dosa" setiap orang terdidik yang dimiliki di Republik ini. Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.”
― Anies Baswedan, Indonesia Mengajar
Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.
Jangan sampai perbedaan keadaan menghilangkan potensi anak bangsa.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Dimulai saat mendaftarkan diri sebagai salah satu pengajar di Komunitas Hayu Mengajar yang merupakan proker BEM KEMAFAR UNPAD, banyak pengalaman baru yang aku dapet. Mengajar. Sekaligus dituntut untuk mendidik.
Setiap hari Sabtu kita pergi ke SDN Jatiroke I di desa Jatimukti, Sumedang. Dengan slogan kita yaitu "Bermain sambil belajar", kita ngajak anak-anak kelas III, IV, V, dan VI buat main tapi sekaligus belajar. Contohnya pas pelajaran IPA kita nunjukkin gambar-gambar buah dan sayur terus ngejelasin vitamin-vitamin yang dikandungnya, bikin pesawat terbang dari kertas dan ngejelasin gaya apa aja yang terjadi ketika pesawat diterbangkan. Adalagi proses gunung meletus, dilakuin dengan mencampurkan bahan-bahan seperti baking soda, air sabun, pewarna makanan (merah), air, cuka. Atau dongeng kisah inspiratif dengan metoda wayang, dan lain sebagainya.
Untuk games, kita bikin kelompok-kelompok kecil dan anak-anak diminta untuk mengikuti komando yang diberikan. Misalnya, mengurutkan bulan lahir dari Januari sampai Desember. Adalagi games apoteker dimana anak-anak diminta untuk memasukkan terigu (dianggap sebagai zat aktif obat) ke dalam cangkang obat (kapsul) dengan rapi. Dan masih banyak games lainnya. Anak-anak yang aktif akan diberi kue sebagai penghargaan.
Kau tau kawan? betapa indahnya berbagi bersama mereka. Berbagi kebahagiaan, ilmu, atau yang lainnya.
Dan tentunya, mereka diminta untuk menuliskan cita-cita mereka pada pohon cita-cita
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
PENYULUHAN KESEHATAN
11 Oktober, 2014
Berlokasi di SDN Baktisari, Bojongsoang, Bandung, diadakan penyuluhan kesehatan yang berjudul Hari Penglihatan dan Cuci Tangan Pakai Sabun dimana anak-anak diberi pencerdasan tentang pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, dan pencerdasan mengenai vitamin-vitamin yang dapat menjaga kesehatan mata. Rangkaian acara lain pun dilakukan, seperti cap tangan pada kain, prosesi cuci tangan pakai sabun, games, dan pemeriksaan mata gratis.
Acara ini juga dibantu oleh delegasi-delegasi JMKI-WP (Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia - Wilayah Priangan) yang terdiri dari beberapa universitas dan terdiri dari beberapa bidang jurusan seperti farmasi, kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, dan kesehatan masyarakat.







Komentar
Posting Komentar