Langsung ke konten utama

My Diary

Sekarang udah kelas 12? ah masa? eh iya bener kelas 12. aaaaa! Ϟ(`﹏´)Ϟ
Oke oke. ga kerasa yah. Semuanya berjalan begitu cepet. Perasaan baru kemarin aku lulus PAUD. dan baru kemarin juga aku daftar TK. eeh...ternyata sekarang udah kelas 12 SMA. SMA!.
Well, ngegalauin masalah kelas 12 (bukan masalah tua :D), pasti mikir ke UN. Nah lho.
Rada ngeri juga ya kalo denger kata UN ƪ_(☉▿▿▿▿▿▿☉)_ʃ. OMG!.
Tapi gapapa, percaya ko pasti bisa :D.
Nah kalo UN udah kelar....tinggal mikirin tuh tes buat masuk perguruan tinggi. Adaw! mau masuk univ apa? fakultas apa? galau lagi kan (¬_¬).
C'mon, think over!. (mikir) (mikir) (mikir)

(mikir) (mikir) (mikir)

*5 jam kemudian*

(mikir) (mikir) (mikir)

aaaaahh ga tau. Semuanya masih berkabut!.
Harusnya kalo udah kelas 12 tuh udah bisa tau kedepannya mau gimana. huhu. Somebody please help me T_T.

Oiya 1 lagi nih. pas aku masuk kuliah, ade aku masuk SMP. wew double double *ngertilah maksudnya double apa*. ckckckck kasian ortu.
Daaan...galaunya ga berhenti sampe disitu!.
Ayo Laras pinteer! study hard, be hard , and don't be lazy!. kalo kamu bisa kuliah pake beasiswa, kamu bakal bisa ngurangin pengeluaran ortu!.
Well, masalahnya, sertifikat-sertifikat yang aku punya bisa ga buat ngasih jaminan biar aku dapet beasiswa? *tuh kan galau lagi* -________-'
ditambah lagi aku ini anak pertama. Wuih kudu bisa ngasih yang terbaik dong yah *ciaciacia*. kudu bisa bikin arang tua bangga.

For mom and dad, I Love U ‎​(˘⌣˘)ε˘`).
Yaps, I love u somay eh maksudnya I Love U So much :D. serius deh, I'm not lying.
I love u ♥

Aah... yaa Allah...permudahkanlah hamba dalam menuntut ilmu. ini termaksud jihad fisabilillah ya ya Allah?. hamba ingin semuanya dipermudah. mudah-mudahan hamba bisa secepatnya tau univ dan fakultas apa yang harus hamba ambil. dan mudah-mudahan tanpa harus terlalu membebani orang tua. Hanya kepada-MU aku meminta, hanya ENGKAU tempatku berserah diri.


Finally, aku harus optimis ya ya Allah ♥ (งˇ▼ˇ)ง. PASTI BISA! *ecie udah ga galau lagi, XD* yyeaah!!! °\(^▿^)/°


thank you~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merindu (lagi)

Satu hal yang kubenci dari merindu ; ketika rindu, tapi tak bisa berbuat apa-apa BBM, Whats App, Line, bagiku terlalu tidak instan. Aku tak ingin slow respon . Tapi apa daya, bakatnya mahasiswa yang merantau, ketika rindu yang memuncak namun kondisi keuangan mencekak ; tak punya pulsa. Aku memang sangat ingin menelfon kalian, menanyakan kabar dan memberanikan diri berkata, "Ayah, Ibu, yang sehat ya. Laras sayang kalian". Semua omong kosong jika disandingkan dengan fakta saldo pulsa. Klasik sekali masalah ini. Rasanya ingin UAS secepatnya selesai. Ingin uang beasiswa secepatnya cair. Dan aku bisa pulang dari perantauan. Bertemu dan menghilangkan kerinduan. Malam ini, puncak dari kerinduan itu. Saat kucoba menelfon dengan BBM, Whats App, tapi tak ada jawaban. Gemes. Ingin menelfon tapi tak bisa!. Dan obat dari segala obat rindu ; doa. Diakhir solat ku berdoa, ya Allah, ampunilah dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa keluargaku. Jauhkan kami dari siksa api ner...

Halo, Hati.

Jum'at berkah, 26 Agustus 2016 Halo, hati. Apa kabarmu? masih bisa merasakan mana yang benar-benar pilihanmu? atau hanya ingin karena menurutmu itu keren? Hati, pilihlah yang kamu yakin mampu melakukannya. Pilihlah yang sesuai dengan kesiapanmu. Lagi-lagi kita bicara soal 'kadar' dan 'ukuran'. Seringkali aku lupa pelajaran kimia, bagaimana caranya mengukur kadar kemampuan. Tapi aku tidak lupa pelajaran berhitung. Karena yang kutau, setiap hitungan semangat juang, usaha untuk mencoba, dan doa yang terus diulang seringkali mengalahkan rasa ketidakmampuan. Mampu itu relatif, hati. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Pandangan orang lain kah? atau diri sendiri? asal siap saja dengan konsekuensinya. Maaf, hati. Aku terlalu 'ngalor-ngidul'. Sebenarnya hanya untuk memastikanmu. Kau tau kan? kadang aku berfikir apakah aku bodoh dan benar-benar tidak bisa?. Tapi aku percaya kalimat bijak yang legendaris itu, "Tidak ada orang bodoh, yang ada...

Inilah (Curcolan) Tugas Farmasis

Intro: Me: anak farmasi yang "ga mau diem" ;  Curiosity tinggi, ibarat bahasa perusahaan yang lagi buka lowongan kerja "any kind of science are welcome". Lebih seneng bikin project sana-sini. Lebih seneng screening mana orang yang bisa berpotensi diajak dalam tim di project. Seneng ketemu orang baru, ngejalin relasi. Seneng ngebuat gagasan dan ide-ide baru untuk dituangkan dalam project dan paper. Ga cuma project spesifik farmasi, tapi juga psikologi ataupun integrated science lainnya. Part-time researcher. Tertarik juga dengan bidang pendidikan dan peningkatan prestasi. Seneng dengan ilmu-ilmu baru. Kemudian, pas liat berita terbaru penyakit yang disosialisasikan dari rumah sakit/puskesmas/ bahkan apoteker yang kerja di industri farmasi ---- me, langsung ngerasa "lho, Ras. Itu juga loh nantinya duniamu. Community pharmacy dan industri farmasi". Me----iyayah, berasa ga nyantai. Inti: Sosialisasi terkait penyakit difteri sedang digencarkan seluas-lua...