Langsung ke konten utama

Suru Siapa Keluar dari Zona Nyaman?



Bismillah... cerita ini ditulis di H-2 keberangkatan.
Akhir-akhir ini dibuat "mikir" terus. Makan tetep enak, tidur begadang  :v.
Pagi siang sore malem nyari solusi, revisi, dan tentunya nyemangatin diri sendiri.
Ya beginilah ngemban "tugas negara". Capek? jangan dikira
Tadi pagi sampe "mual" gara-gara ngerjain ini terus. Tapi kalo jalannya lurus, mana bisa kemenangan diraih dengan mulus. Hati diuji untuk tulus.

Ya.... suru siapa keluar dari zona nyaman?
kalo dulu ga submit proposal PKM, mungkin kamu saat ini masih di Purwakarta buat ngejalanin 1 bulan KKN, tanpa dispen.
kalo dulu ga apply, mungkin kamu bisa bobo cantik tiap malem, bahkan siang (mereun eta ge :v).

Ya.... suru siapa keluar dari zona nyaman?

But, really, Alhamdulillah, makasih ya Allah I'm blessed. Bersyukur banget bisa ngerasain ini semua. Ngalamin pusing yang harus ditertawai, revisi yang harus disenyumi, dan begadang yang harus dinikmati.
Yang pasti banyak juga kemudahan yang Allah kasih, tiba-tiba waktunya pas buat minta penilaian, pendanaan, dll.

Meskipun pesan mereka "Go Get Gold", yang pasti hati harus selalu Lillah Fillah, biar berkah, biar lelahnya terasa indah.

Ada lagi yang ngasih semangat dan mengingatkan, "special ayat for Laras", katanya. "Al-Ankabut 69 :). May Allah make things easier and let your affairs end with goodness". Aamiin...

Alhamdulilllah berani keluar dari zona nyaman. Nantang diri, ga mau diem, because another journey means another dreams. And dreams means something to be achieved.

Setiap mulai jenuh, inget lagi alasan untuk selalu bertahan. be unbreakable. you must not be afraid to spark a little brighter.

Semoga jadi berkah. Mohon doanya ya :)

-----
Masih di tempat makan, wifi-an, nunggu penguploadan dokumen.

Jatinangor, 5 Agustus 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merindu (lagi)

Satu hal yang kubenci dari merindu ; ketika rindu, tapi tak bisa berbuat apa-apa BBM, Whats App, Line, bagiku terlalu tidak instan. Aku tak ingin slow respon . Tapi apa daya, bakatnya mahasiswa yang merantau, ketika rindu yang memuncak namun kondisi keuangan mencekak ; tak punya pulsa. Aku memang sangat ingin menelfon kalian, menanyakan kabar dan memberanikan diri berkata, "Ayah, Ibu, yang sehat ya. Laras sayang kalian". Semua omong kosong jika disandingkan dengan fakta saldo pulsa. Klasik sekali masalah ini. Rasanya ingin UAS secepatnya selesai. Ingin uang beasiswa secepatnya cair. Dan aku bisa pulang dari perantauan. Bertemu dan menghilangkan kerinduan. Malam ini, puncak dari kerinduan itu. Saat kucoba menelfon dengan BBM, Whats App, tapi tak ada jawaban. Gemes. Ingin menelfon tapi tak bisa!. Dan obat dari segala obat rindu ; doa. Diakhir solat ku berdoa, ya Allah, ampunilah dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa keluargaku. Jauhkan kami dari siksa api ner...

Halo, Hati.

Jum'at berkah, 26 Agustus 2016 Halo, hati. Apa kabarmu? masih bisa merasakan mana yang benar-benar pilihanmu? atau hanya ingin karena menurutmu itu keren? Hati, pilihlah yang kamu yakin mampu melakukannya. Pilihlah yang sesuai dengan kesiapanmu. Lagi-lagi kita bicara soal 'kadar' dan 'ukuran'. Seringkali aku lupa pelajaran kimia, bagaimana caranya mengukur kadar kemampuan. Tapi aku tidak lupa pelajaran berhitung. Karena yang kutau, setiap hitungan semangat juang, usaha untuk mencoba, dan doa yang terus diulang seringkali mengalahkan rasa ketidakmampuan. Mampu itu relatif, hati. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Pandangan orang lain kah? atau diri sendiri? asal siap saja dengan konsekuensinya. Maaf, hati. Aku terlalu 'ngalor-ngidul'. Sebenarnya hanya untuk memastikanmu. Kau tau kan? kadang aku berfikir apakah aku bodoh dan benar-benar tidak bisa?. Tapi aku percaya kalimat bijak yang legendaris itu, "Tidak ada orang bodoh, yang ada...

Inilah (Curcolan) Tugas Farmasis

Intro: Me: anak farmasi yang "ga mau diem" ;  Curiosity tinggi, ibarat bahasa perusahaan yang lagi buka lowongan kerja "any kind of science are welcome". Lebih seneng bikin project sana-sini. Lebih seneng screening mana orang yang bisa berpotensi diajak dalam tim di project. Seneng ketemu orang baru, ngejalin relasi. Seneng ngebuat gagasan dan ide-ide baru untuk dituangkan dalam project dan paper. Ga cuma project spesifik farmasi, tapi juga psikologi ataupun integrated science lainnya. Part-time researcher. Tertarik juga dengan bidang pendidikan dan peningkatan prestasi. Seneng dengan ilmu-ilmu baru. Kemudian, pas liat berita terbaru penyakit yang disosialisasikan dari rumah sakit/puskesmas/ bahkan apoteker yang kerja di industri farmasi ---- me, langsung ngerasa "lho, Ras. Itu juga loh nantinya duniamu. Community pharmacy dan industri farmasi". Me----iyayah, berasa ga nyantai. Inti: Sosialisasi terkait penyakit difteri sedang digencarkan seluas-lua...