Hai.
Hanya sedang ingin menulis tentang sesuatu yang sedikit lebih serius.
Tenang, ga usah seserius itu... hehe. Take it a little easy :D.
Tentang prinsip, tentang menjaga, dan pastinya tentang hijrah.
kamu tau, yang namanya hijrah tidak cukup sekali. Ada banyak sekali kebaikan, dan aku sedang berusaha mencapai setiap titik kebaikan itu. Hijrah pun berproses. dan karena orang yang berhijrah berarti berkomitmen untuk menjadi lebih baik, maka tolong bantu aku, ingatkan aku.
Hmm... lumayan bingung mulai dari mana. tapi ijinkan aku menceritakannya.
Aku kagum dengan orang-orang yang bisa mengamalkan ilmu agamanya. Islam merupakan agama yang sempurna, semua sudah tersusun rapi dan beraturan. ketika itu diterapkan dalam kehidupan harian, waah aman damai sentosalah hidup ini.
Aku sedang belajar untuk mengamalkan ilmu ini. Doakan yah. Mulai dari hal-hal kecil hingga hal yang prinsipal. dan kamu tau? untuk terus bisa istiqomah mengamalkannyalah yang memang sulit-sulit gampang. Makannya, bantu aku untuk tetap istiqomah. Memang tidak ada yang sempurna, kadang aku juga lupa, tolong bantu ingatkan yah :).
Mau bantu aku kan? hehe.
Bismillah... semoga tidak ada salah kata
Kamu tau, dalam islam tidak ada istilah pacaran (sebelum menikah). dan ini yang aku pegang.
Rasa suka? setiap manusia pasti punya, dan itu wajar. tergantung bagaimana perlakuan kita terhadap rasa itu. Orang bilang aku ga peka, ga gampang baper. Maaf, tapi terkadang yang tak terucap justru lebih indah. if you know what I mean :D. Sebenernya, yang namanya peka pasti ada, apalagi perempuan yang kelak pasti akan jadi seorang ibu. Sifat peka pasti sudah ada dalam dirinya.
Kamu tau, di jaman sekarang (terutama), menjaga diri itu susah. ketika kecanggihan teknologi merajalela, dsb. Selain itu, fitnah terbesar kaum lelaki adalah wanita. Nah, aku ga mau jadi sebab fitnah. Tolong bantu aku untuk terus menjaga izzah dan iffah, menjaga agar rasa malu tetap bersemayam dalam diri.
Izzah sendiri artinya kehormatan perempuan sebagai seorang muslimah. dan iffah merupakan bagaimana seorang muslimah dapat menjaga kesucian dirinya dengan menjadikan rasa malu sebagai pakaian mereka. dan terkait ini, kalau bukan aku sendiri yang menjaganya, mau siapa? ini tanggung jawabku. Tolong bantu juga yah.
dengan prinsip ini, bukan berarti aku jadi anti-sosial atau mengurung diri dalam bergaul, bukan. aku berteman dengan siapa saja, aku memperbanyak link. tapi memang ada hal-hal yang tetap dalam batas, seperti : tidak bersentuhan dengan lawan jenis (apalagi disengaja), tidak berpacaran, dsb. Tolong bantu aku yaa dan doakan agar istiqomah.
Kalau rasa suka? ah... mun ceuk urang sunda mah dipendem weh, ulah ditingalikeun, bersikap biasa weh, da belum saatnya. sabar weh. ah... deketin Allah aja, sang Maha membolak-balikan hati. Justru romantis ketika diam-diam mendo'akan, ya tho?.
ya.... emang sih, suka ditanya "Laras udah punya pacar belum?" sama keluarga. hm..hm...
Bukan berarti menutup diri atau tidak peduli. Aku cuma ingin adil dalam memforsir. Masih banyak fokus yang harus dibagi; fokus memperbaiki diri, kuliah, mengejar mimpi-mimpi, berprestasi, menyiapkan solusi bagi permasalahan, menjadi sholehah agar kelak membahagiakan kedua orang tua (dunia-akhirat).
Aku hanya ingin menjaga, dengan prinsip sebagai perisai diri. Urusan hati, biar kuserahkan pada sang Ilahi. toh kalau sudah waktunya akan tiba sendiri. eh, ralat.. toh kalau sudah waktunya, akan tiba bersama keluarganya ramai-ramai hehe.
Ini bukan berarti rumit atau sombong. Ini logic. dan simply, sedang belajar mengamalkan ilmu dengan keimanan. dan yang namanya belajar pasti selalu berproses. Proses menjadi lebih baik.
Yuk sama-sama memperbaiki diri. Kita kejar mimpi-mimpi. Mumpung masih muda, mumpung masih bisa berkarya, ganbatte ne!
Hanya sedang ingin menulis tentang sesuatu yang sedikit lebih serius.
Tenang, ga usah seserius itu... hehe. Take it a little easy :D.
Tentang prinsip, tentang menjaga, dan pastinya tentang hijrah.
kamu tau, yang namanya hijrah tidak cukup sekali. Ada banyak sekali kebaikan, dan aku sedang berusaha mencapai setiap titik kebaikan itu. Hijrah pun berproses. dan karena orang yang berhijrah berarti berkomitmen untuk menjadi lebih baik, maka tolong bantu aku, ingatkan aku.
Hmm... lumayan bingung mulai dari mana. tapi ijinkan aku menceritakannya.
Aku kagum dengan orang-orang yang bisa mengamalkan ilmu agamanya. Islam merupakan agama yang sempurna, semua sudah tersusun rapi dan beraturan. ketika itu diterapkan dalam kehidupan harian, waah aman damai sentosalah hidup ini.
Aku sedang belajar untuk mengamalkan ilmu ini. Doakan yah. Mulai dari hal-hal kecil hingga hal yang prinsipal. dan kamu tau? untuk terus bisa istiqomah mengamalkannyalah yang memang sulit-sulit gampang. Makannya, bantu aku untuk tetap istiqomah. Memang tidak ada yang sempurna, kadang aku juga lupa, tolong bantu ingatkan yah :).
Mau bantu aku kan? hehe.
Bismillah... semoga tidak ada salah kata
Kamu tau, dalam islam tidak ada istilah pacaran (sebelum menikah). dan ini yang aku pegang.
Rasa suka? setiap manusia pasti punya, dan itu wajar. tergantung bagaimana perlakuan kita terhadap rasa itu. Orang bilang aku ga peka, ga gampang baper. Maaf, tapi terkadang yang tak terucap justru lebih indah. if you know what I mean :D. Sebenernya, yang namanya peka pasti ada, apalagi perempuan yang kelak pasti akan jadi seorang ibu. Sifat peka pasti sudah ada dalam dirinya.
Kamu tau, di jaman sekarang (terutama), menjaga diri itu susah. ketika kecanggihan teknologi merajalela, dsb. Selain itu, fitnah terbesar kaum lelaki adalah wanita. Nah, aku ga mau jadi sebab fitnah. Tolong bantu aku untuk terus menjaga izzah dan iffah, menjaga agar rasa malu tetap bersemayam dalam diri.
Izzah sendiri artinya kehormatan perempuan sebagai seorang muslimah. dan iffah merupakan bagaimana seorang muslimah dapat menjaga kesucian dirinya dengan menjadikan rasa malu sebagai pakaian mereka. dan terkait ini, kalau bukan aku sendiri yang menjaganya, mau siapa? ini tanggung jawabku. Tolong bantu juga yah.
dengan prinsip ini, bukan berarti aku jadi anti-sosial atau mengurung diri dalam bergaul, bukan. aku berteman dengan siapa saja, aku memperbanyak link. tapi memang ada hal-hal yang tetap dalam batas, seperti : tidak bersentuhan dengan lawan jenis (apalagi disengaja), tidak berpacaran, dsb. Tolong bantu aku yaa dan doakan agar istiqomah.
Kalau rasa suka? ah... mun ceuk urang sunda mah dipendem weh, ulah ditingalikeun, bersikap biasa weh, da belum saatnya. sabar weh. ah... deketin Allah aja, sang Maha membolak-balikan hati. Justru romantis ketika diam-diam mendo'akan, ya tho?.
ya.... emang sih, suka ditanya "Laras udah punya pacar belum?" sama keluarga. hm..hm...
Bukan berarti menutup diri atau tidak peduli. Aku cuma ingin adil dalam memforsir. Masih banyak fokus yang harus dibagi; fokus memperbaiki diri, kuliah, mengejar mimpi-mimpi, berprestasi, menyiapkan solusi bagi permasalahan, menjadi sholehah agar kelak membahagiakan kedua orang tua (dunia-akhirat).
Aku hanya ingin menjaga, dengan prinsip sebagai perisai diri. Urusan hati, biar kuserahkan pada sang Ilahi. toh kalau sudah waktunya akan tiba sendiri. eh, ralat.. toh kalau sudah waktunya, akan tiba bersama keluarganya ramai-ramai hehe.
Ini bukan berarti rumit atau sombong. Ini logic. dan simply, sedang belajar mengamalkan ilmu dengan keimanan. dan yang namanya belajar pasti selalu berproses. Proses menjadi lebih baik.
Yuk sama-sama memperbaiki diri. Kita kejar mimpi-mimpi. Mumpung masih muda, mumpung masih bisa berkarya, ganbatte ne!
Komentar
Posting Komentar