Satu hal yang kubenci dari merindu ; ketika rindu, tapi tak bisa berbuat apa-apa
BBM, Whats App, Line, bagiku terlalu tidak instan. Aku tak ingin slow respon. Tapi apa daya, bakatnya mahasiswa yang merantau, ketika rindu yang memuncak namun kondisi keuangan mencekak ; tak punya pulsa. Aku memang sangat ingin menelfon kalian, menanyakan kabar dan memberanikan diri berkata, "Ayah, Ibu, yang sehat ya. Laras sayang kalian". Semua omong kosong jika disandingkan dengan fakta saldo pulsa. Klasik sekali masalah ini.
Rasanya ingin UAS secepatnya selesai. Ingin uang beasiswa secepatnya cair. Dan aku bisa pulang dari perantauan. Bertemu dan menghilangkan kerinduan.
Malam ini, puncak dari kerinduan itu. Saat kucoba menelfon dengan BBM, Whats App, tapi tak ada jawaban. Gemes. Ingin menelfon tapi tak bisa!.
Dan obat dari segala obat rindu ; doa.
Diakhir solat ku berdoa, ya Allah, ampunilah dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa keluargaku. Jauhkan kami dari siksa api neraka.
Ya Allah, tolong jaga ayah ibuku, aku sayang mereka. Lindungi mereka, berikan mereka kesehatan, sayangi mereka seperti mereka menyayangiku sedari kecil.
Dan yang ada didalam doaku, semoga aku bisa jadi anak yang solehah bagi kedua orang tuaku. Yang doanya dengan mudah diijabah Allah. Sehingga ketika kumerindu mereka, aku tak perlu terlalu khawatir tentang keadaan ayah ibu. Aku akan berdoa kepada Allah, memohon perlindungan serta kesehatan untuk kedua orang tuaku, dan Allah akan langsung ijabah.
Doa kita, selalu jadi penghapus benteng jarak dan waktu. Doa kita, selalu berpadu satu sama lain sepanjang waktu.
Aku menyanyangi kalian karena Allah.
Ketika rindu berada dipuncaknya.
Antapani, 31 Mei 2015
Nice ras :) Akh, aku pun sama. Walaupun UAS tinggal satu matkul lagi. Tapi kegiatan organisasi masih seabreg..
BalasHapusMakasih Lala :). Nah iya, kadang organisasi yang seabreg bisa ngepending kepulangan haha. Semangat La organisasi dan kuliahnya. Ditunggu kabar-kabar baiknya. Maaf ya baru bales, baru tau ada komentar :D
HapusBaru tau kamu punya blog ras. Ngomong2 aku baca ini lgsg tertohok. Aku telp Bapak kalo uangnya abis aja, astagfirullah :')
BalasHapusGitu deh Bay, karena aku jarang ngepost lagi di blog haha. Astagfirullah... aku juga kadang masih gitu. Sekarang mah kudu dirubah yu jangan cuma pas butuh doang kontekannya :'"). Btw, maaf baru bales, baru tau ada komentar :v
Hapus