Tak tahu apa, namun risau yang terlihat
Dia disana, seorang diri
Seperti menunggu bait-bait yang telah lama ia dengar
Bait-bait yang tak kunjung menghampiri
Tak tahu apa, namun gelisah di wajah
Hatinya yang terlantung
Dibawa pergi entah dimana
Menepi diri hingga semua sunyi
Tak tahu apa, namun sulit menjelas
Bibirnya kelu, hatinya beradu
Disini ia singgah
Dan mohon sang Kuasa yang terindah
Bibirnya kelu, tak mampu mengucap sesuatu
Namun saat hati beradu, rindu dan doa bercampur satu
Apa yang lebih mesra dari mendoakan orang yang kau cinta?
Berdoa untuk kebaikannya,
sesekali menyebut namanya dalam sujud,
Apa yang lebih mesra dari doa tulus orang yang mencinta?
21:26 WIB
Jalan Sayang, 3 Mei 2016
Dia disana, seorang diri
Seperti menunggu bait-bait yang telah lama ia dengar
Bait-bait yang tak kunjung menghampiri
Tak tahu apa, namun gelisah di wajah
Hatinya yang terlantung
Dibawa pergi entah dimana
Menepi diri hingga semua sunyi
Tak tahu apa, namun sulit menjelas
Bibirnya kelu, hatinya beradu
Disini ia singgah
Dan mohon sang Kuasa yang terindah
Bibirnya kelu, tak mampu mengucap sesuatu
Namun saat hati beradu, rindu dan doa bercampur satu
Apa yang lebih mesra dari mendoakan orang yang kau cinta?
Berdoa untuk kebaikannya,
sesekali menyebut namanya dalam sujud,
Apa yang lebih mesra dari doa tulus orang yang mencinta?
21:26 WIB
Jalan Sayang, 3 Mei 2016
Komentar
Posting Komentar